ya, aku janjikan pada hatiku
bahwa bahkan udara di sekelilingku tidak perlu tahu kalau aku merindu
biar aku biasakan menikmati sepi
biar aku biasakan senantiasa bermimpi
mestinya aku tegak
setelah ditampar kenyataan bahwa kuasaku hanya sepi
dan kehendakku cuma tercipta di mimpi
:larut, semakin larut cintamu pada anak sungai bahagia
lagu pun tak berarti, teriak pun hilang suara
sepi ini menggayuti hati
bahkan di mimpi makin lama makin sunyi
seperti film bisu, aku hanya bisa menerka mimikmu pemeran utama di hatiku
aku berdiri di sini
dan rakitku mengalun sendiri
tambat masih kugenggam, sampai tak dapat lagi terpegang
mengharap ada keberanianmu kembali menjejakkan kaki
di rakit ini
di hati ini
di cinta ini
adalah aku
lelaki dengan sepotong sepi
dan sebentuk mimpi
:senyumku terkembang, tulus menanti apa terjadi